Tidak semua Slime aman dimainkan. Oleh karenanya lewat artikel ini saya akan coba membahas mengenai Cara Membuat Slime yang aman bagi anak-anak.

Juga agar anda lebih paham mengenai seluk-beluk Slime, maka disini saya juga akan menggali sisi lain dari Slime.

Mulai dari sejarah singkat hingga trend kepopulerannya dari waktu ke waktu.

Cara Membuat Slime - 3dslime.com

 

Beberapa Topik yang akan dibahas sbb:

  • Pengertian Slime
  • Sejarah Slime
  • Cara membuat Slime yang aman
  • Bonus: Youtube Video membuat Gummy Teddy Bear

 

 

OK, mari kita mulai..

 

Apa sih sebenarnya Slime?

Akhir-akhir ini Slime mulai populer walaopun sebenarnya mainan ini bukanlah sesuatu yang baru.

Untuk anda yang masih belum familiar, Slime adalah adalah segumpal bahan yang kenyal, kental dan lengket (mungkin mirip permen karet atau lem) yang terasa dingin bila disentuh.

Seperti yang anda lihat pada gambar dibawah, sebenarnya mainan ini cenderung menjijikkan, namun entah mengapa sangat disukai oleh anak-anak 🙂

 

Iklan Slime dari Matel

image credit: completeset

 

Sejarah Slime

Seperti yang dikutip Wikipedia, Produk ini pertama kali di produksi oleh Mattel (perusahaan Kid Toys di Amerika) pada tahun 1976, dibuat dari Guar Gum (Polysacharide) – mirip seperti permen karet, atau jelly namun kenyal dan lengket yang diolah dari bji Guar dari India – yang dicampur dengan Borax (Sodium Tetraborate).

Berbeda dengan Slime modern yang berwarna- warni, awalnya mainan ini hanya berwarna hijau.

 

Awal Popularitas

Mattel mengeluarkan permainan bernama Slime Monster board game pada akhir 1970-an. Mungkin sejenis Ular Tangga kalau di Indonesia, bedanya para pemain harus berusaha menjauhi monster yang mengeluarkan Slime berwarna hijau dari mulutnya – yaitu seperti air liur monster tersebut.

 

Cara Membuat Slime

image credit: horrorpediadotcom

 

Beberapa perusahaan lain yang juga turut mempopular Slime, salah satunya yaitu melalui figur Ghostbuster. Produknya diberi nama Ecto-Plazm play gel.

 

Cara membuat Slime

image credit: x-entertainment

 

Dan juga perlengkapan action figur ‘Teenage Mutant Ninja Turtles’  yang biasanya dijual bersamaan dengan paket mainannya (toys set).

 

NInja Turtle Slime

image credit: completeset

 

Jika anda sempat mengikuti tayangan Nickelodeon periode 90-an atau awal 2000 pastinya anda akan teringat bahwa banyak game-gamenya menggunakan Slime berwarna hijau yang diguyurkan ke kepala Player yang kalah (seperti gambar dibawah).

 

 image credit: retroland (Nickelodeon)

 

 

Trend Sekarang

Jika anda sering mengikuti Sosial media seperti Facebook, Instagram atau Video sosial Youtube, pastinya anda tau begitu banyak Netter di seluruh dunia yang meng-upload gambar dan video mengenai Slime.

Yang jelas..

Bisa kita lihat kalau Slime sekarang sudah berbeda dari aslinya yang dulu melulu berwarna hijau. Karena saat ini Slime sudah di improve ke berbagai warna-warni dan motif yang unik dan menarik.

Coba saja anda masuk ke akun Instagram anda dan cari foto/video Slime menggunakan hastagh ‘#slime”. Pastinya anda bisa melihat berbagai bentuk Slime yang menurut saya malah mirip seperti permen 🙂

 

Gambar Slime Instagram

image credit: fusion

 

Bagaimana membuat Slime yang aman bagi anak?

So, setelah anda mengetahui sekilas sejarah Slime sekarang saatnya kita membuat Slime yang baik.

Seperti yang sudah anda baca diatas, 2 komponen dasar Slime yang di produksi oleh Mattel  pada era 1970-an menggunakan Guar Gum (Polysacharide) dan Borax (Sodium Tetraborate).

Dan biasanya Homemade Slime sendiri (DIY: Do it Yourself)  terbuat dari Lem dan Borax.

Namun ada baiknya anda perlu berhati-hati karena borax (dalam kadar tinggi) bisa menyebabkan iritasi kulit dan berbahaya bila tidak sengaja tertelan oleh anak.

Oleh karenanya lewat artikel ini saya mencoba memberikan alternatif lain cara membuat slime tanpa menggunakan lem dan borax yang tentunya akan lebih aman bagi anak anda.

 

 Borax dalam kadar tinggi bisa menyebabkan iritasi kulit dan berbahaya bila tidak sengaja tertelan oleh anak.

 

Cara membuat Slime tanpa Lem dan Borax: Alternatif yang lebih Aman

 

Metode #1 – Menggunakan Susu Kental Manis 

Cara membuat Slime dengan Susu Kental Manis ini 100% aman dan bahkan dapat dimakan oleh anak anda – istilahnya disebut sebagai edible Slime.

Bahannya adalah sebagai berikut:

  • 14 ons susu kental manis putih
  • 1 sendok makan tepung maizena (tepung jagung)
  • Pewarna makanan
  • Beberapa tetes vanili atau bisa juga perasa makanan lain yang biasa anda gunakan

Cara Membuatnya:

Campurkan susu kental manis dan tepung maizena dalam panic dan masak diatas api kecil. Sambil dimasak, aduk terus hingga campuran mengental.

Angkat setelah mengental. Campur dengan pewarna makanan dan Vanili atau perasa makanan favorit anda. Diamkan hingga dingin.

Slime ini boleh dimainkan/digunakan selama satu atau dua hari asalkan setelah bermain dimasukkan kedalam kantong plastik tertutup dan disimpan di kulkas.

O ya..jangan lupa!

Jika anda menggunakan pewarna, hati-hati karena nodanya bisa mengotori pakaian putih atau karpet anda.

 

Metode #2 – Menggunakan Bedak Bayi

Slime ini memang tidak bisa dimakan namun aman kalaupun harus dimainkan seharian. Mungkin anda merasa agak aneh, really? masa bedak bayi bisa dijadikan Slime? 🙂

Yup, awalnya saya pun merasa agak ragu tetapi setelah saya pelajari ternyata memang benar bahwa kita pun dapat membuat slime dengan bedak bayi. Cara membuatnya pun tidak terlalu susah, yang lengkapnya dapat anda cek dibawah ini.

Bahan yang dibutuhkan:

  • ½-1 botolBedak bayi
  • 4 sendok makanBaby oil
  • 2 gelasAir bersih
  • 2-3 sendok teh Pewarna makanan

Cara Membuatnya:

Siapkan toples atau wadah lain yang memiliki penutup. Tuangkan bedak bayi secukupnya (1/2-1 botol) tergantung seberapa banyak Slime yang diinginkan. Kemudian masukkan air sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil terus diaduk – perhatikan jangan sampai terlalu encer.

Setelah itu tambahkan baby oil yang sudah disiapkan. Aduk dan campur semua bahan hingga merata.

Lalu, tuangkan air bersih ke dalam adonan sambil terus diaduk sampai rata. Setelah tingkat kekentalannya dirasa cukup, masukkan pewarna makanan ke dalam adonan sambil terus diaduk hingga warnanya merata.

Setelah anda rasa siap, tutup dan dan simpan adonan selama beberapa jam (bisa juga disimpan di kulkas). Dan setelahnya Slime ini siap untuk dimainkan.

 

Metode #3 – Menggunakan Sabun dan Detergen

Untuk metode ini Cara Membuat Slime-nya adalah dengan menggunakan sabun. Tentunya anda memiliki persedian sabun dan deterjen di rumah kan?

Jika tertarik, anda juga bisa membuat Slime menggunakan sabun dan detergen.

Bahan yang Diperlukan:

  • 1 gelas deterjen bubuk
  • 3 sendok makan sabun cair pencuci piring
  • 3 sendok makan sabun cair anak
  • 1,25 gelas air bersih
  • Tepung terigu secukupnya
  • 2 sendok teh pewarna makanan.

Cara Membuatnya:

Siapkan wadah yang sesuai.  Masukkan tepung terigu dan detergen bubuk, lalu tuangkan sabun cair pencuci piring dan sabun cair anak.

Aduk semua bahan tersebut hingga merata, kemudian tambahkan air bersih yang sudah disiapkan ke dalam adonan sambil diaduk secara perlahan.
Setelah merata, tambahkan pewarna makanan. Cek kekentalannya, jika perlu tuangkan lagi air secukupnya hingga adonan Slime dirasa sudah pas.

Masukkan adonan slime yang sudah ready kedalam toples atau wadah tertup.

Simpan di kulkas sebentar selama kurang lebih 15 menit sebelum boleh dimainkan oleh anak anda.

Sebenarnya selain sabun bisa juga menggunakan Shampo, namun saya akan bahas lebih detil mengenai Cara Membuat Slime dengan Shampo pada postingan selanjutnya.

 

Metode #4 – Menggunakan Tepung Kanji

Cara membuat Slime dengan menggunakan tepung kanji cukup mudah dan murah, disamping tentunya tepung yang terbuat dari singkong atau ketela pohon ini juga sangat aman bagi anak-anak.

Lebih detilnya bisa anda lihat dibawah ini.

Bahannya sebagai berikut:

  • 2 gelas tepung kanji
  • 400 ml air bersih
  • 150 gr minyak goreng
  • 2 sendok teh pewarna makanan (pilih warna yang anda suka)

Cara Membuatnya:

Pilih wadah/baskom yang sesuai mengolah bahan-bahan.
Masukkan tepung kanji yang sudah disiapkan ke dalam baskom. Lalu tuangkan air bersih sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
Campurkan minyak goreng ke dalam adonan sambil terus diaduk.

Perhatikan kekentalannya. Jika masih terlalu padat bisa ditambahkan lagi minyak gorengnya.
Tambahkan pewarna makanan ke dalam adonan sambil terus diaduk hingga merata.

Setelah semua bahan tercampur dengan baik, masukkan adonan Slime ke dalam plastik, lalu ikat dengan kuat.

Simpan adonan di Kulkas selama beberapa jam. Dan Slime siap dimainkan.

 

Demikianlah empat metode mudah, cara membuat Slime dengan berbagai bahan dasar sederhana dan aman yang bisa anda coba sendiri dirumah. Pada postingan selanjutnya akan saya tambahkan lagi beberapa metode menarik lainnya.

Bonus

Ok, sebelum saya akhiri posting kali ini..

Simak juga artikel saya yang terbaru mengenai Squishy.

Jika anda ingin melihat lebih detil contoh Cara Membuat Slime lain yang aman dan bisa dimakan (Edible Slime).

Saya menemukan salah satu video yang menarik dari Youtubers dengan ID Craftygirls. Mereka memberikan contoh cara membuat slime yang dibentuk seperti boneka Teddy Bear warna-warni yang mereka beri nama Gummy Teddy Bear.

 

 

Bagaimana menurut anda? 🙂